Breaking News

6/recent/ticker-posts

Musholla Al Ikhlas Tanjung Diresmikan Dua Bupati, Bupati KLU dan Bupati Pidie Jaya | Suara Bumigora


Lombok Utara, Suara Bumigora - Bertempat di Dusun Karang Bedil Tanjung, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, dan Bupati Pidie Jaya H. Aiyub Abbas meresmikan Musholla Al Ikhlas bantuan dari masyarakat dan Pemda  Pidie Jaya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (28/3).

Bupati Pidie Jaya berkunjung ke Kabupaten Lombok Utara bersama Asisten I Setda Pidie Jaya Abdul Syakur, Kadis Sosial PPA, Hj. Cut Aminah, Plt Kadis PUPR Rizal Pikar, dan Kepala BPBD M. Nasir. Hadir pula bersama Najmul menyambut rombongan Bupati Pidie Jaya diantaranya Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, Ketua TP PKK KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, Kadis Sosial PPA, Muhammad Faesol, Kadis Perhubungan Perikanan dan Kelautan Iwan Maret A, dan tokoh masyarakat Dusun Karang Bedil Tanjung.

Sebelum rangkaian acara dimulai, setibanya di Musholla Al Ikhlas, rombongan Najmul dan H. Aiyub Abbas serta jama'ah musholla melaksanakan Sholat Zuhur di musholla yang akan diresmikan tersebut.


Najmul menyatakan adanya bantuan masyarakat dan Pemda Pidie Jaya dalam bentuk bangunan musholla menjadi momentum persaudaraan kita semua, untuk lebih erat antara Kabupaten Pidie Jaya dan Lombok Utara.

"Kita menyaksikan peresmian Musholla Al Ikhlas yang menjadi bukti nyata, Allah SWT memiliki kuasa untuk menggerakkan hati siapa saja. Sebelumnya kita tak mengenal dan tak saling kenal dengan Bupati Pidie Jaya Pak H. Aiyub Abbas. Kemudian musholla kita di sini rusak, jaraknya jauh sekali dari Pidie, kalau bukan karena Allah SWT menggerakkan hati beliau dan masyarakat Pidie Jaya maka saya yakin musholla ini tak terbangun," tutur Najmul.


Inilah salah satu kekuasaan Allah SWT, lanjutnya, walaupun Allah memberikan musibah tetapi tak membiarkan hambanya sendirian menghadapi musibah. Justru menjadi tanda betapa Maha Kuasa Allah SWT. Dikatakannya, banyak saudara-saudara yang peduli terhadap penderitaan saudara saudara lainnya menghadapi bencana.

Dalam pada itu H. Aiyub Abbas menyampaikan rasa terima kasih diberikan kesempatan pada hari yang berbahagia dan di tempat yang indah dengan pulaunya. 

"Kami datang bersama rombongan diterima Bupati, Sekda dan jajaran bersama jamaah sekitar, ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami," puji Bupati Pidie Jaya itu.

Lanjutnya, musholla yang kami bangun disini adalah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sebesar 500 juta rupiah, selebihnya dari masyarakat Pidie Jaya sehingga berjumlah 1 milyar.

H. Aiyub Abbas menyatakan bantuan musholla untuk Dusun Karang Bedil tersebut merupakan wujud cinta dan rasa empati yang nyata dari masyarakat dan Pemkab Pidie Jaya. Pihaknya mengharapkan musholla setempat dapat bermanfaat bagi warga Dusun Karang Bedil.


"Bencana gempa bumi di Lombok memang telah menimbulkan banyak penderitaan. Namun,  setidaknya masyarakat dan Pemkab Pidie Jaya berharap musholla ini jadi kenang-kenangan indah di Lombok Utara sebagai wujud cinta dan empati yang nyata dari masyarakat dan Pemkab Pidie Jaya," pesannya.

Setelah Aceh dilanda gempa bumi dan tsunami dahsyat tahun 2004, Pidie Jaya juga dilanda gempa bumi pada Desember 2016. Pengalaman tersebut, membuat masyarakat dan Pemkab Pidie Jaya merasakan bagaimana penderitaan yang dirasakan oleh warga Lombok Utara.

"Pidie Jaya lebih dahulu mengalami gempa. Saat gempa menimpa Lombok, masyarakat Pidie Jaya datang kepada kami menanyakan kondisi masyarakat Lombok. Karena mereka mengalaminya lebih duluan jadi ikut merasakan juga kesedihan masyarakat Lombok," urainya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Pidie Jaya menjelaskan bantuan pembangunan musholla inilah yang dapat diberikan oleh masyarakat dan Pemda untuk bisa bermanfaat bagi kegiatan keagamaan. 

Konstruksi Musholla Al Ikhlas dirancang tahan gempa dengan menggunakan material terbaik dan dibangun dengan ruang terbuka seluas mungkin. 

Wakil masyarakat dan Pemkab Pidie Jaya di Lombok yang sekaligus penanggung jawab pembangunan, Teuku Yunansyah mengatakan material untuk lantainya pun menggunakan granit ukuran 120 cm x 60 cm. Dengan begitu, Musholla Al Ikhlas termasuk musholla pertama di Kabupaten Lombok Utara yang menggunakan granit ukuran tersebut. 

Lanjutnya, musholla ukuran 12 m x 10 m itu dibangun dengan proses pengerjaannya memakan waktu 5 bulan dan rampung pada Februari 2019.

“Sejak proses prapembangunan sampai proses pembangunan, kami mendapat dukungan penuh dari Pemkab Lombok Utara dan warga Dusun Karang Bedil sehingga pembangunan musholla dapat diselesaikan sesuai rencana," paparnya.

Usai rangkaian acara Najmul dan H. Aiyub Abbas melakukan penandatanganan prasasti disaksikan hadirin. Prasasti sebagai tanda diresmikannya Musholla Al Ikhlas, dilanjutkan dengan tradisi begibung, santap bersama yang melambangkan persaudaraan dan kekeluargaan kedua daerah. (mic) 

Posting Komentar

0 Komentar