Breaking News

6/recent/ticker-posts

Pleno Penetapan Perolehan Kursi Parpol dan DPRD KLU Aman, Meski Sempat Tertunda | Suara Bumigora

Serah terima berita acara hasil pleno penetapan perolehan  kursi parpol dan DPRD KLU. 
Lombok Utara, suarabumigora.com - Sempat tertunda beberapa kali bahkan sejak seminggu yang lalu, pleno penetapan kursi partai politik dan caleg terpilih kabupaten Lombok Utara harus kembali tertunda beberapa jam dari jadwal yang tertera di undangan. Meski demikian akhirnya pleno penetapan tersebut berjalan aman. 

Akhirnya, oleh ketua KPU KLU Juraidin, pleno tersebut dibuka pada pukul 22.00 Wita di Hotel Medana Bay Marina Senin (22/7/2019). Juraidin menyampaikan permohonan maafnya kepada hadirin, penundaan tersebut dilakukan KPU KLU karena menunggu keputusan KPU RI. 

"Kami meminta maaf kepada hadirin semua, sudah lama menunggu, karena baru beberapa menit yang lalu kami mendapatkan konfirmasi dari KPU RI untuk melanjutkan pleno penetapan ini," jelas Juraidin. 
Suasana Pleno terbuka penetapan perolehan kursi parpol dan anggota DPRD KLU. 
Kendati demikian, pleno tersebut berjalan aman dan tertib, meski ada beberapa interupsi terkait mekanisme teknis penyampaian hasil pleno, namun hal tersebut tidak berdampak terhadap hasil keputusan pleno. 

Pleno tersebut sekaligus menerbitkan SK KPU KLU nomor 26 Tahun 2019 tentang penetapan perolehan kursi partai politik, dan SK KPU KLU nomor 27 Tahun 2019 tentang penetapan perolehan kursi anggota DPRD KLU.

Dalam SK KPU KLU nomor 26/2019 tersebut, dapat disimpulkan ada 10 parpol yang mendapatkan kursi di DPRD KLU. Partai Gerindra menempati posisi pertama dengan perolehan 5 kursi, kemudian disusul Partai Golkar, PAN dan Demokrat dengan perolehan masing-masing 4 kursi. 

Kemudian dalam SK KPU KLU selanjutnya (nomor 27/2019) ditetapkan 30 anggota DPRD KLU periode 2019-2024.  Sesuai dengab rekapitulasi awal yang diumumkan Hj. Galuh Nurdiyah dari PKB menempati posisi pertama dengan perolehan 3053 suara, disusul Mariadi dari Golkar dengan perolehan 2315 suara. 

"Tidak ada hasil yang berubah dari rekapitulasi sebelumnya yang telah dilakukan KPU KLU," tambah Juraidin. 

Hal senada diungkapkan Ketua Bawaslu KLU, Adi Purmanto, Ia mengungkapkan hingga pleno terbuka ini selesai, proses pemilu di KLU berjalan aman. 

"Memang ada isunya beberapa kelompok akan mengadu ke kami hanya saja kami tunggu-tunggu ternyata tidak ada, Alhamdulillah semua aman," jelas Adi. (sat) 

Posting Komentar

0 Komentar