Kegiatan yang dipusatkan di halaman MIN 3 Lombok Tengah tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan siswa, orang tua atau wali murid, dewan guru, serta masyarakat Desa Tanak Beak. Jalan sehat secara resmi dilepas oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Syahdi, sekitar pukul 07.00 WITA.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Batukliang Utara, Kepala Desa Tanak Beak, Kepala Puskesmas Batukliang Utara, jajaran dewan guru, wali murid, serta tokoh masyarakat setempat.
![]() |
| (Sambutan Kepala MIN 3 Lombok Tengah, H. Munawir Halil di hadapan ribuan peserta jalan sehat) |
Kepala MIN 3 Lombok Tengah, H. Munawir Halil, mengatakan kegiatan jalan sehat tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan santri, memperkuat kebersamaan, dan mempererat silaturahmi antara pihak madrasah dengan masyarakat.
“Hari Santri adalah milik kita semua. Melalui jalan sehat ini, kami ingin menanamkan kepada siswa tentang pentingnya hidup sehat, semangat kebersamaan, dan cinta tanah air. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa,” ungkapnya.
Rute jalan sehat dimulai dari halaman MIN 3 Lombok Tengah, kemudian menuju kawasan Honeymoon Gubuk Baru. Peserta selanjutnya berbelok ke arah Dasan Agung Kebun sebelum kembali ke MIN 3 Lombok Tengah sebagai titik finis.
Sepanjang perjalanan, peserta disuguhi pemandangan persawahan dan kebun warga yang asri. Suasana semakin semarak dengan lantunan selawat dan yel-yel Hari Santri yang menggema di sepanjang rute.
Panitia juga menyediakan beragam hadiah menarik atau doorprize bagi peserta yang beruntung. Hadiah yang disiapkan antara lain kulkas, sepeda, dan kipas angin hingga hadiah menarik lainnya.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, yakni “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan”, yang mengajak generasi santri untuk meneruskan perjuangan para pendahulu sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.(lws)






0 Komentar