Breaking News

6/recent/ticker-posts

Sekda NTB Apresiasi PIONIR, Inovasi Digital BPJS Kesehatan Permudah Pelayanan | Suara Bumigora


Mataram, suarabumigora.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi peluncuran layanan digital PIONIR (Proaktif, Inovatif, Observatif, Nyaman, Integratif, Responsif) yang dikembangkan BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Inovasi tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan inklusif bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Abul Chair, saat menghadiri peresmian layanan PIONIR di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Rabu (22/7/2026).

Menurut Abul Chair, sistem jaminan kesehatan nasional tidak hanya berbicara mengenai pembayaran iuran, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan saling membantu antar peserta.

"Kita mengenalnya dengan konsep ta'awun atau tolong-menolong dalam kebaikan, yakni ketika seseorang membantu mereka yang belum mampu menjangkau layanan kesehatan, baik karena keterbatasan fisik maupun finansial," ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi layanan digital seperti PIONIR menjadi solusi untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses layanan secara langsung.

"Transformasi digital ini memudahkan masyarakat memperoleh layanan, salah satunya melalui fitur teknologi pengenal wajah. Ini menjadi pelengkap konsep subsidi silang yang selama ini diterapkan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional," katanya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menjelaskan bahwa PIONIR terintegrasi dengan berbagai layanan digital BPJS Kesehatan yang telah tersedia, termasuk aplikasi Mobile JKN.

Menurutnya, layanan PIONIR memungkinkan peserta mengakses berbagai kebutuhan administrasi secara mandiri melalui perangkat digital yang disediakan di kantor cabang, tanpa harus menunggu petugas layanan pelanggan.

"Prinsip layanan PIONIR adalah memberikan kemudahan tanpa diskriminasi. Semua peserta, mulai dari penyandang disabilitas hingga masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital, tetap dapat mengakses layanan dengan mudah," jelas Akmal.

Ia menyebutkan, kehadiran PIONIR mampu memangkas waktu pelayanan dan waktu tunggu menjadi sekitar tujuh menit, sehingga proses pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien.
Akmal menambahkan, inovasi yang diinisiasi BPJS Kesehatan Cabang Mataram ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun BPJS Kesehatan tahun 2026.(lws)

Posting Komentar

0 Komentar