Mataram, suarabumigora.com - Yayasan Baitul Makmur sukses menggelar acara Akhirussanah dan pelepasan bagi siswa-siswi TK Insan Qur'ani tahun ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung meriah ini dilaksanakan di halaman Taman Kelinci, Kebun Bawak, Kelurahan Kebun Sari, Ampenan, pada Minggu (21/6/2026).
Dengan mengusung tema "Cinta Budaya Indonesia, mewujudkan masa depan yang gemilang yang berkarakter mulia", kegiatan ini diawali dengan berbagai penampilan memukau dari para siswa. Mulai dari hafalan Al-Qur'an dan hadits, pidato, berbalas pantun, hingga tari daerah yang sukses menghibur para tamu undangan yang hadir.
Pembina Yayasan Baitul Makmur, Ustadz H. Irfansyah, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara tahun ini. Ia menyebutkan bahwa proses pendidikan berjalan dengan sangat baik dan menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, kegiatan Akhirussanah tahun ini berjalan dengan baik dan penuh dengan peningkatan. Ada beberapa anak yang memang sudah mampu menghafal Juz 30 dengan baik dan benar. Kalau tahun kemarin ada dua anak, tahun ini bertambah menjadi tiga anak," ujar Ustadz Irfansyah saat diwawancarai di sela-sela acara.
Ia menambahkan, pihak yayasan menargetkan program tahfidz ini dapat berjalan lebih optimal di masa mendatang.
"Insyaallah di tahun-tahun yang akan datang, kita usahakan seoptimal mungkin agar setiap anak yang lulus di Akhirussanah sudah menghafal Juz 30 dengan baik dan benar," tegasnya.
Selain unggul dalam hafalan Al-Qur'an, TK Insan Qur'ani juga memastikan para lulusannya telah memantapkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Hal ini diharapkan dapat mempermudah para siswa untuk diterima di Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) favorit, khususnya di Kota Mataram.
Pada tahun ajaran ini, TK Insan Qur'ani meluluskan sebanyak 9 orang siswa, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6 orang. Pihak sekolah pun memproyeksikan jumlah siswa akan terus bertambah hingga mencapai 16 orang pada tahun depan.
Pada tahun ajaran ini, TK Insan Qur'ani meluluskan sebanyak 9 orang siswa, meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6 orang. Pihak sekolah pun memproyeksikan jumlah siswa akan terus bertambah hingga mencapai 16 orang pada tahun depan.
Terkait program unggulan, Ustadz Irfansyah menjelaskan bahwa pembelajaran mengaji, hafalan Al-Qur'an, hafalan hadits, serta calistung menjadi fondasi utama yang diajarkan secara disiplin oleh tenaga pengajar profesional. Sementara untuk bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab, sekolah menerapkan pengenalan dasar untuk percakapan sehari-hari.
Melihat antusiasme dan keberhasilan program yang ada, Yayasan Baitul Makmur yang saat ini dipimpin oleh Istinifah Rahmawati, selaku Ketua Yayasan, dan Heni Mauliza, selaku Kepala Sekolah TK Insan Qur'ani, berencana untuk terus mengembangkan sayapnya. Pihak yayasan tengah merevisi persiapan untuk membuka jenjang SD dan menargetkan pengembangan lembaga ke arah semi pondok pesantren dalam dua tahun ke depan.
"Insyaallah, Baitul Makmur ini nanti akan berupa semi pondok pesantren ke depannya. Kami juga akan membuka jenjang tahfidz yang berkelanjutan," pungkas Ustadz Irfansyah.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Insan Qur'ani, Heni Mauliza, menyampaikan bahwa momen kelulusan ini bukan sekadar akhir dari masa belajar anak-anak di taman kanak-kanak.
"Kegiatan ini menjadi tanda awal perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami merasa bangga melihat perkembangan anak-anak yang dahulu datang dengan langkah kecil dan rasa malu, kini tumbuh menjadi anak-anak yang lebih mandiri, percaya diri, serta ceria," ungkapnya.
Secara khusus, Heni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi, kesabaran, dan kasih sayang yang tiada henti dalam mendidik para siswa. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada orang tua murid yang senantiasa mendukung program sekolah serta mendampingi tumbuh kembang putra-putri mereka.
Kepada para lulusan, Heni menitipkan pesan menyentuh agar mereka tidak berhenti belajar, rajin beribadah, menghormati orang tua dan guru, serta terus mengejar cita-cita dengan semangat dan doa. Ia berharap TK Insan Qur'ani dapat terus konsisten menjadi wadah lahirnya generasi Islami yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berakhlakul karimah.(lws)




0 Komentar