Lombok Tengah, suarabumigora.com - Semangat pendidikan yang memadukan nilai-nilai keagamaan dan kecakapan digital mewarnai acara pelepasan dan kenaikan kelas MA NW Tanak Beak Barat Pondok Pesantren Al-Asmaul Husna. Sebanyak 31 siswa-siswi kelas XII resmi dilepas setelah dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman Ponpes Al-Asmaul Husna pada Rabu (17/6/2026), dihadiri oleh Kepala Yayasan, Kepala Desa Tanak Beak, Kepala Dusun, BPD, wali murid, serta para alumni yang telah sukses berkiprah di berbagai bidang.
Kehadiran para alumni menjadi daya tarik tersendiri dalam acara tersebut. Mereka hadir bukan hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi para lulusan yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan dan karier mereka.
Kepala MA NW Tanak Beak Barat, Syukri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan madrasah, termasuk para alumni yang kembali berbagi pengalaman dan motivasi.
“Kami bangga menghadirkan para alumni yang telah berhasil meniti karier di berbagai sektor. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa lulusan madrasah mampu bersaing, berkontribusi, dan sukses di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.
Beberapa alumni yang diundang di antaranya Dr. Bohri Rahman, M.Pd., yang kini menjabat sebagai dosen sekaligus Ketua Program Studi Pascasarjana Bahasa Indonesia Universitas Trunojoyo Madura. Alumni lainnya, Sahnan yang saat ini mengabdi sebagai ASN PPPK di MIN Tanak Beak, Muhali sebagai Sekretaris Desa Pemepek, Hilmiani Rusmiani sebagai ASN PPPK di MTsN 1 Praya, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat kewilayahan serta para alumni lainnya.
Di sektor pemerintahan dan pelayanan publik, terdapat pula alumni Lilwalidaini Ihsan yang saat ini bertugas sebagai PPPK Paruh Waktu di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB pada bidang liputan dan publikasi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Iqbal dan Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan madrasah, antara lain Pramuka untuk pembentukan karakter dan kemandirian, English Club sebagai sarana peningkatan kemampuan bahasa internasional, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk edukasi kesehatan dan ketahanan remaja, program Desain Grafis sebagai penguatan literasi digital, serta kegiatan Pencak Silat dan Boxer yang dipadukan dengan pendalaman nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah khas Nahdlatul Wathan.
“Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang religius, berkarakter, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi. Itulah bekal yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.
Menutup rangkaian acara, Syukri mengajak seluruh lulusan untuk terus menjaga nama baik almamater dan menjadikan keberhasilan para alumni sebagai inspirasi dalam meraih cita-cita.
“Semoga 31 lulusan tahun ini mampu menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama, serta mampu mengharumkan nama Ponpes dan MA NW Tanak Beak Barat di mana pun berada,” pungkasnya.(lws)




0 Komentar