Breaking News

6/recent/ticker-posts

Pendampingan "Sabtu Budaya", Dikbud NTB Apresiasi Karya Inovatif Siswa SMKN 2 Tanjung | Suara Bumigora

Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud NTB Ach Fairuz Abadi

Lombok Utara, suarabumigora.com - Melakukan pendampingan program "Sabtu Budaya" di berbagai sekolah menengah (umum/kejuruan) di NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB kali ini berkunjung ke SMKN 2 Tanjung, Lombok Utara, pada Sabtu (6/11/202) siang. Sebelumnya, rombongan Dinas Dikbud NTB mengunjungi SMAN 1 dan SMKN 1 Kayangan di hari yang sama. Pada kesempatan tersebut, Dinas Dikbud NTB memberikan pemahaman kepada pihak sekolah (guru maupun siswa) terkait intisari dari program "Sabtu Budaya".


Memimpin rombongan, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Dikbud NTB Ach. Fairuz Abadi mengungkapkan, program " Sabtu Budaya" merupakan implementasi dari program "Merdeka Belajar" dari Kementerian Pendidikan RI. Melihat beberapa penampilan, dan rekaman video yang dipertunjukan pihak SMKN 2 Tanjung, Abu Macel (sapaan populer Ach. Fairuz Abadi) menyatakan sejatinya para civitas akademika di SMKN 2 Tanjung telah memahami pemaknaan dan poin-poin penting dari program "Sabtu Budaya", kendati masih ada kekurangan-kekurangan kecil yang mesti dilengkapi. 


Kepala SMKN 2 Tanjung Ilyas

"Mantap, dari apa yang ditampilkan tadi, saya sudah bisa melihat bahwa guru-guru maupun siswa di sini (SMKN 2 Tanjung) sudah paham apa makna dan implementasi dari program ini (Sabtu Budaya), meski masih ada sedikit kekurangan perlahan nanti disempurnakan," ujarnya, saat memberikan sambutan. 


Beberapa inovasi kreatif yang ditampilkan siswa-siswa dan guru di SMKN 2 Tanjung, salah satunya adalah inovasi menghidup-matikan lampu dari jarak jauh dengan menggunakan telepon genggam, hal tersebut membuat Fairuz merasakan adanya potensi besar di sekolah tersebut. Menurutnya, sebuah hal yang tepat SMKN 2 Tanjung memiliki core jurusan Teknologi Informatika (TI). 


"Ini potensi besar, kita tahu di sini murid kita sedikit, masih sekitar 85 siswa, tapi dengan kuantitas yang sedikit ini mereka bisa menonjolkan kualitas yang hebat, saya merasa ke depan ini akan menjadi hal besar," tambah Fairuz. 


Pertunjukan inovasi menghidup-matikan lampu jarak jauh dengan telepon genggam

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMKN 2 Tanjung Ilyas mengemukakan, kondisi sekolah SMKN 2 Tanjung saat ini memang belum menjadi sekolah besar, dengan jumlah siswa 85 orang dan 21 tenaga guru. Namun, pihaknya optimis sekolah tersebut akan maju dan berkembang dengan kualitas dan inovasi-inovasi yg mereka miliki. 


"Sekolah kami memang tidak besar, siswa kami hanya 85 orang, 40 orang sedang praktik lapangan, dan 45 orang yang berada di sekolah saat ini, tapi kami optimis dengan dukungan semua pihak, kami akan maju dengan inovasi dan kualitas kami," ujar Kepala Sekolah yang baru memimpin SMKN 2 Tanjung sejak dua bulan lalu itu. 


Pameran produk olahan pangan lokal

Di era saat ini, yang merupakan era teknologi informasi atau yang akrab disebut era 4.0 kebutuhan masyarakat terkait teknologi semakin meningkat. Hal tersebut, diyakini Ilyas sebagai indikator ke depan bahwa SMKN 2 Tanjung merupakan sekolah yang tepat dan dibutuhkan masyarakat karena memiliki core utama Teknologi Informatika. 


"Hampir semua sisi kehidupan kita saat ini dipengaruhi oleh keberadaan tekonologi, itu sebabnya kami yakin ke depan sekolah ini akan menjadi besar, karena kebutuhan masyarakat terkait TI ada di sekolah ini," tambahnya. 


Pertunjukan seni tari

Pada kesempatan tersebut, pihak SMKN 2 Tanjung yang memiliki jurusan Teknik Komputer Jaringan, Multimedia, dan Tata Boga tersebut menampilkan berbagai karya inovatifnya, seperti: inovasi menghidup-matikan lampu dari jarak jauh dengan menggunakan telepon genggam, pameran produk olahan pangan lokal dari bahan talas dan kopi, serta penampilan tari-tarian dan pembacaan puisi. 


Kegiatan pendampingan program "Sabtu Budaya" tersebut berjalan dengan seru dan antusias. Selain Ach. Fairuz Abadi, hadir pula Kepala Bidang SMA Dinas Dikbud NTB Lalu Muh. Hidlir, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dikbud NTB Baiq Rauhun, dan beberapa kepala seksi serta staf Dinas Dikbud NTB. (sat)

Posting Komentar

0 Komentar