Breaking News

6/recent/ticker-posts

158 Kepala Sekolah SD dan SMP di Lombok Utara Disumpah Jabatan | Suara Bumigora

Pelantikan 168 Kepala Sekolah SD dan SMP se-KLU (gambar: Prokopim Setda KLU)

Lombok Utara, suarabumigora.com - Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu, melantik pejabat struktural sekaligus mengukuhkan Kepala Sekolah SMP dan SD se-Kabupaten Lombok Utara di halaman kantor bupati setempat, Rabu (15/9/2021). Tampak hadir Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono, Pj Sekda KLU, Raden Nurjati, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan  Simparudin, para Asisten lingkup Setda KLU, Plt Kadis Dikbudpora Adenan, Plt Kepala BKD PSDM Tri Darma Sudiana, dan Kepala UPTD Dikbudpora se-KLU.


Pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural sesuai Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor: 342/394/BKPSDM/2021 tentang Jabatan Pengawas Lingkup Pemda KLU. Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari Budi sebagai Kasi Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial P3A, I Nengah Patra Husada Kasi Pencegahan Bencana pada BPBD KLU.


Sementara Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor: 341/293/BKDPSDM/2021 tentang Pemberhentian dan Pemberian Tugas Tambahan sebagai Kepala Sekolah SD, SMP  di Lingkungan Dinas Dikbudpora KLU sebayak 158 orang. Usai pelantikan dan pengukuhan pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah, Bupati Djohan menyampaikan, jabatan bukanlah hak tetapi amanah tanggung jawab kepada yang diberikan tali mandat.


"Harapan saya kepada para Kepala Sekolah, laksanakan amanah itu dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab sehingga tugas pokok kita dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di KLU bisa kita wujudkan," tandas Bupati Djohan.


Bupati menuturkan, dalam limitasi tahun anggaran 2021 sampai 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek akan menyelenggarakan Sekolah Penggerak di wilayah Lombok Utara. Suatu saat nanti akan diadakan evaluasi untuk semua sekolah yang memenuhi syarat dari tingkat TK sampai SMA. 


"Karena ini tugas tambahan mulai 2021 sampai 2024, maka saya harapkan ikuti dengan baik evaluasi yang diberikan Kemendikbudristek, supaya sekolah yang lolos seleksi yang akan melaksanakan program Sekolah Penggerak," harapnya.


Menurut Bupati, tugas Kepala Sekolah dan Guru-guru di Lombok Utara dihadapkan dengan banyak tantangan yang perlu diatasi dan antisipasi, terlebih di era digitalisasi yang semakin pesat.


Dikatakan pula, teknologi tidak bisa ditolak tapi bagaimana para pendidik menyikapi teknologi itu agar bermanfaat bagi anak-anak dan semua lapisan masyarakat.


"Tanggung jawab ini ada dibahu saudara-saudara, ada berbagai tantangan dengan pesatnya kemajuan teknologi," ucapnya mengingatkan.


Bupati Djohan juga menegaskan agar para Pejabat maupun Kepala Sekolah melaksanakan program dengan tanggung jawab sesuai mandat. 


"Apa yang ditugaskan kepada saudara adalah sesuatu yang bernilai ibadah yang hanya Allah yang membalasnya," pungkasnya.


Orang nomor satu di Lombok Utara ini menyampaikan ucapan selamat kepada yang dilantik. Ia mengingatkan pula agar mereka melakukan apa yang perlu dilakukan dalam rangka memajukan daerah guna meningkatkan kemampuan anak didik. (sat)

Posting Komentar

0 Komentar