Breaking News

6/recent/ticker-posts

Alumni Akpol 91 Batalyon Bhara Daksa Gelar Baksos di Malaka | Suara Bumigora

Pembagian sembako di dusun Malimbu
Lombok Utara, suarabumigora.com - Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) lulusan Tahun 1991 Batalyon Bhara Daksa menggelar bakti sosial berbentuk pemberian sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 di dusun Malimbu, desa Malaka, Pemenang pada Sabtu (25/7/2020). Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati 29 Tahun pengabdian Bhara Daksa sejak diresmikan menjadi abdi negara dalam Kepolisian NKRI. 

Kegiatan ini didukung pula oleh Polda NTB, Polres Lotara, IOF (Indonesia Offroad Federation), personel TNI dari Koramil Pemenang, Pemerintah Desa Malaka, dan dihadiri oleh Dirlantas Polda NTB Kombes Pol. Noviar, Kepala Dinas Sosial P3A KLU Faisol Mangku Alam mewakili Bupati Lombok Utara, Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriasyah, Kasat Reskrim Polres Lotara Anton Rama Putra, Kasat Lantas Polres Lotara AKP I Made Suyasa, Danramil Pemenang Zainul, Ketua IOF Lalu Herman Mahaputra, Kepala Desa Malaka Akmaluddin Ichwan, dan ratusan masyarakat penerima manfaat. 

Kapolda NTB, Irjen Pol. M. Iqbal, selaku Ketua Alumni Akpol Angkatan 91 dalam pidatonya yang disampaikan oleh Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol. Noviar, menyatakan akibat pandemi Covid-19 terjadi penurunan tingkat kesehatan, perekonomian, dan perubahan pola hidup secara global atau mendunia, hat tersebut menginisiasi terlaksananya kegiatan bakti sosial ini. 

"Menyadari dampak pandemi inu secara global, mengakibatkan menurunnya tingkat kesehatan dan perekonomian masyarakat, adalah hal yang mendasari dilaksanakannya bakti sosial ini," ujar Noviar, menyampaikan isi pidato Kapolda NTB. 

Pembagian sembako oleh Kapolres Lotara
Ia melanjutkan, bakti sosial yang digelar ini digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia, NTB sendiri mendapatkan jatah sekitar 1500 paket sembako. Bantuan sosial ini diberikan dalam bentuk pemberian sembako dan peralatan usaha. Ia berharap agar bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam kondisi keterpurukan akibat pandemi. 

"Baksos ini digelar serentak di seluruh Indonesia, di NTB mendapatkan sekitar 1500 paket sembako. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi," tambahnya. 

Pada kesempatan itu, Kepala Desa Malaka, Akmaluddin Ichwan menyampaikan kondisi perekonomian masyarakat desa Malaka ditopang sebagian besarnya oleh sektor pariwisata, pertanian dan nelayan. Efek pandemi ini sangat berdampak bagi warga malaka yang sebagian besar merupakan pelaku wisata, terutama mereka yang banyak diputus hubungan kerjanya (PHK). Oleh karenanya beberapa bantuan yang datang ke desa Malaka sebagian besar diberikan untuk mereka yang di-PHK. 

Foto bersama usai pembagian sembako
"Masyarakat kami sebagian besar bergantung di sektor pariwisata, namun seperti yang kita ketahui bersama, dampak pandemi ini melumpuhkan pariwisata di desa kami. Jadi sebagian besar bantuan yang kami dapat, kami berikan untuk mereka, terutama yang di-PHK," jelas Ichwan. 

Kendati Malaka sudah mendapatkan predikat zero Covid-19 atau desa dengan zona hijau, tapi dampak pandemi ini masih sangat dirasakan warga Malaka. Dengan adanya bantuan ini, Ichwan, atas nama masyarakat menyampaikan rasa terimakasihnya karena Alumni Akpol angkatan Tahun 91 berkenan memberikan bantuan ini kepada masyarakat di dusun Malimbu. 

"Saya, atas nama warga dusun Malimbu mengucapkan terimakasih yang dalam atas kesediaan Alumni Akpol angkatan Tahun 91 memberikan bantuan kepada masyarakat Malimbu," tutupnya. (sat) 

Posting Komentar

0 Komentar