Breaking News

6/recent/ticker-posts

Anarki Kartel Oligarki | Puisi | Suara Bumigora


Anarki Kartel Oligarki


10 Oktober 2019
Geliat demokrasi sedang mengalami ambyar, mengalami goresan pilu yg memendar. 

Turbulensi persoalan bergayut gelayut kelindan dgn penanganan. 

Sebentuk puzzle berbenturan, bidak tak beraturan, carut-marut berantakan. 

Dibutuh hening, diperlukan lega, jeda ketenangan: thuma'ninah sosial kesadaran. 

Mengairi kebijakan, mengaliri kebajikan.

Kesopanan yg ambyar, kesantunan yg nirkelakar. 

Demokrasi sedang diinterupsi kepongahan, keliru belum pun berkesudahan. 

Sopan santun terdistorsi oleh kursi kedap interupsi.

Pada lokus yg sama, ada banyak kursi inspirasi, apatah lagi kursi aspirasi.

Kursi dimana kagum diramu rindu, pinisepuh pembangun syahdu. 

Muda belum tentu bertemu senja, pada kalanya, senja punya sejarah belia, tenang wicara.

Kuterenyuh, rupanya ambisi telah mengenyahkan pikiran pararesi, berganti reaksi, bertubi-tubi anarki, rona kartel oligarki.

Izinkan daku berempati, sekaligus kali ini: interupsi.


Mujaddid Muhas
Penoreh Makna

Posting Komentar

0 Komentar