Mataram, suarabumigora.com - Suasana khidmat menyelimuti lingkungan Yayasan Buah Hati Insani, Gegutu, Kota Mataram pada Rabu (10/6/2026). Di tempat ini, prosesi pengukuhan pengurus Majelis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani periode 2025/2030 sukses digelar, dirangkaikan dengan penyerahan Buku Memori Empat Srikandi Kota Mataram serta peluncuran (launching) Kolam Baitul Mal Al Marwa.
Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Pembina Majelis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani, Hj. Warni Djwita. Dalam prosesi pelantikan, ia memandu pengurus baru untuk mengucapkan janji amanah sebagai hamba Allah dan khalifah fil ardh yang berkomitmen menjaga, membaca, memahami, serta mentadaburi Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Dalam arahannya usai melantik pengurus, Hj. Warni Djwita menekankan pentingnya merefleksikan nilai-nilai keilahian dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur'an untuk senantiasa beribadah kepada-Nya. Ia juga berpesan agar seluruh pengurus baru dapat merenungkan amanah ini secara mendalam dan berusaha maksimal dalam menjalankannya.
"Mari simak dan hayati pesan pengukuhan ini. Kita berniat dan bertekad baik untuk selalu berjuang membaca, memahami, dan mentadaburi Al-Qur'an semaksimal kemampuan kita," ujar Hj. Warni Djwita di hadapan para pengurus.
Dengan diperkuat oleh 400 anggota, Majelis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani mengemban misi besar untuk memperdalam pentingnya membumikan kitab suci. Kehadiran lembaga ini diharapkan mampu menggerakkan kaum muslimin di Kota Mataram secara masif, demi mewujudkan visi mulia bersama: menciptakan Kota Mataram sebagai "Bumi Sejuta Al-Qur'an" dan "Bumi Sejuta Penghafal Al-Qur'an".
Usai pelantikan, Ketua Majelis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani yang baru disahkan, Baiq Kartini, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pembina dan seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan serta amanah besar ini kepada jajaran pengurus baru.
Dalam sambutannya, Baiq Kartini memaparkan perkembangan positif majelis yang kini menginjak usia satu tahun. Ia melaporkan bahwa fokus utama kegiatan majelis adalah program Khotmil Qur'an (khataman) yang dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah anggota setiap hari Selasa.
"Alhamdulillah, dalam waktu kurang lebih satu tahun ini, kita sudah melaksanakan kegiatan khataman yang ke-80. Dan dengan usia satu tahun ini, jemaah kami kini telah berjumlah sekitar 400 orang," ungkap Baiq Kartini penuh syukur.
Selain khataman, Baiq Kartini juga memaparkan serangkaian program pembinaan keagamaan lainnya yang berjalan aktif, diantaranya program Tahsin yang dilaksanakan satu kali seminggu setiap hari Jumat, Zikir Harian: Diikuti secara istiqomah oleh sekitar 250 orang anggota, Tadarus Onlin diikuti oleh 10 kelompok, dengan intensitas 1 hingga 2 juz per pekan, dan kegiatan tadabur meliputi program tadabur alam dan tadabur Al-Qur'an.
Ia menyadari bahwa memimpin lembaga dengan ratusan anggota bukanlah tugas yang ringan, Baiq Kartini secara terbuka meminta dukungan penuh, kerja sama, dan dedikasi dari seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia mengajak seluruh elemen untuk menyamakan visi, membuang segala perbedaan, dan bergerak bersama.
"Kami mohon doa agar Majelis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani ini senantiasa dimudahkan dan istikamah dalam melaksanakan kegiatannya. Mari kita jadikan majelis ini sebagai wadah yang bermanfaat, tidak hanya untuk internal kita, tetapi juga membawa kemaslahatan bagi lingkungan masyarakat luas," pungkasnya.
Dengan kekuatan jamaah mencapai 400 anggota, Majlis Qur'an Qolbun Salim Khamsatustsaani optimis dapat menjadi motor penggerak umat dalam mewujudkan visi besar Kota Mataram sebagai "Bumi Sejuta Al-Qur'an" dan "Bumi Sejuta Penghafal Al-Qur'an".(lws)



0 Komentar