Breaking News

6/recent/ticker-posts

Jelang Kongres XXI, PC IPNU Mataram Bawa Tiga Agenda Pembenahan Organisasi | Suara Bumigora


Mataram, suarabumigora.com – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Mataram menyampaikan sejumlah pandangan dan harapan menjelang pelaksanaan Kongres XXI IPNU yang dijadwalkan berlangsung pada 26-30 November 2026 di Pondok Pesantren Darul Amanah, Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.


Melalui pernyataan sikap resminya, PC IPNU Kota Mataram menegaskan bahwa Kongres XXI tidak semestinya hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk menentukan arah gerak dan masa depan organisasi lima tahun mendatang.

Ketua PC IPNU Kota Mataram, Jannah Putra, mengatakan kongres tersebut harus menjadi ruang evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi agar IPNU semakin kuat dalam menjalankan peran kaderisasi dan menjawab tantangan zaman.

"Kongres ini bukan sekadar forum suksesi kepemimpinan, tetapi momentum penting untuk menentukan arah peradaban dan masa depan IPNU lima tahun ke depan. Kami berharap kongres benar-benar melahirkan keputusan strategis yang menyentuh kebutuhan kader hingga tingkat bawah," ujar Jannah dalam pernyataan sikapnya, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, terdapat tiga agenda penting yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan Kongres XXI IPNU.

Pertama, penguatan sistem kaderisasi. Jannah menilai kaderisasi harus tetap menjadi ruh utama organisasi. Pelaksanaan kegiatan seperti Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA), Latihan Kader Muda (LAKMUD), hingga berbagai pelatihan pengembangan kapasitas kader perlu mendapatkan perhatian lebih serius.

"Kami di Mataram merasakan bahwa kader di bawah masih membutuhkan ruang kaderisasi yang lebih intensif dan berkualitas. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus mekanisme dan struktur organisasi, tetapi justru melupakan kebutuhan kaderisasi. Sebab, kekuatan utama IPNU sesungguhnya terletak pada kadernya," tegasnya.

Ia berharap Kongres XXI mampu menghasilkan kurikulum kaderisasi yang seragam, adaptif, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan hingga tingkat Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) maupun Pimpinan Ranting (PR).

Kedua, IPNU harus mampu menjawab tantangan digital dan persoalan keamanan pelajar. Menurut Jannah, perkembangan teknologi membuat pelajar saat ini menghadapi tantangan di dua ruang sekaligus, yakni dunia nyata dan dunia digital.

Di Kota Mataram, sejumlah persoalan seperti maraknya gengster, kenakalan remaja, serta disrupsi informasi menjadi perhatian yang membutuhkan keterlibatan organisasi kepelajaran.

"IPNU tidak boleh hanya hadir dengan jargon dan kegiatan seremonial. Kita harus memiliki program nyata yang bisa dirasakan langsung oleh pelajar, mulai dari penguatan literasi digital, advokasi pelajar, hingga pendampingan UMKM pelajar. Organisasi harus mampu hadir menjawab persoalan yang dihadapi generasi muda," ungkap Jannah.

Ketiga, pentingnya melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi. PC IPNU Kota Mataram berharap siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU periode mendatang dapat menjadi pemersatu seluruh kader dan cabang di Indonesia.
Jannah menegaskan, perbedaan pandangan dalam organisasi seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun IPNU, bukan justru melahirkan perpecahan maupun faksi internal.

"Siapa pun yang terpilih menjadi Ketua Umum PP IPNU periode berikutnya harus menjadi pemersatu seluruh cabang dari Sabang sampai Merauke, dari Mataram sampai Kendal. Tidak boleh ada lagi sekat-sekat faksi. Yang harus kita kedepankan adalah kepentingan bersama, yakni membesarkan IPNU," tegasnya.

Selain menyampaikan tiga pandangan tersebut, PC IPNU Kota Mataram juga menyatakan kesiapan untuk menyukseskan Kongres XXI IPNU di Kendal, mengawal serta melaksanakan seluruh hasil keputusan kongres, dan menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi kepengurusan Pimpinan Pusat IPNU yang baru.

"Kami siap menyukseskan Kongres XXI IPNU, mengawal seluruh keputusan yang dihasilkan, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi kepengurusan PP IPNU ke depan. Harapan kami, kongres ini berjalan lancar, khidmat, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk masa depan pelajar NU," tutup Jannah.

Ia berharap Kongres XXI IPNU menjadi momentum memperkuat persatuan, memperbaiki sistem kaderisasi, serta menghadirkan organisasi yang semakin responsif terhadap kebutuhan dan tantangan generasi muda.

Posting Komentar

0 Komentar