Breaking News

6/recent/ticker-posts

Target Serapan 240 Ribu Ton, Bulog NTB Genjot Stok Pangan Tanpa Hari Libur | Suara Bumigora | Suara Bumigora


Lombok Barat, suarabumigora.com - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tancap gas mengejar target serapan gabah dan jagung guna memperkuat cadangan pangan daerah. Dalam rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Lingsar, Jumat (13/2/2026), Bulog melaporkan progres signifikan menjelang musim panen raya.


​Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengungkapkan bahwa dari target serapan gabah tahun ini sebesar 240.000 ton, pihaknya telah berhasil merealisasikan sebanyak 8.800 ton hingga pertengahan Februari hari ini. Sementara untuk komoditas jagung, serapan telah mencapai posisi 160 ton.

​"Saat ini persentasenya memang masih di angka 3 persen untuk setara beras karena baru memulai. Namun, kami optimis pada puncak panen raya di bulan Maret dan April mendatang, target 240.000 ton tersebut dapat tercapai," ujar Mara Kamin.
Guna memastikan hasil panen petani terserap maksimal, Bulog NTB menerapkan kebijakan operasional tanpa hari libur. Mara Kamin menegaskan bahwa petugas di lapangan terus bekerja selama tujuh hari dalam seminggu untuk melakukan penyerapan gabah, beras, maupun jagung.

​"Sabtu dan Minggu kami tetap lakukan penyerapan. Harapan kami, pada semester pertama tahun ini, minimal 50 persen dari total target tahunan sudah bisa tercapai," imbuhnya.
Selain fokus pada serapan hulu, Bulog juga memastikan kesiapan di sisi hilir untuk melayani kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Bulog menyatakan kesiapannya untuk terus menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sesuai dengan ketentuan pemerintah.

​"Kami sampaikan kepada saudara-saudara kita yang akan menjalankan ibadah puasa, Bulog siap menjaga ketersediaan beras SPHP di masyarakat," tutupnya.

​Langkah masif ini melengkapi jaminan stok beras NTB yang sebelumnya dinyatakan aman hingga satu tahun ke depan dengan total cadangan mencapai 154.000 ton. Dengan kombinasi stok yang melimpah dan serapan gabah petani yang terus digenjot, stabilitas pangan di NTB diharapkan tetap terjaga meski di tengah tingginya permintaan menjelang hari besar keagamaan.(lws)

Posting Komentar

0 Komentar