Breaking News

6/recent/ticker-posts

Kadis Sosial NTB, Dr. Aka Buka Bimbingan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas | Suara Bumigora



Lombok Barat, suarabumigora.com - Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik,  membuka secara resmi kegiatan bimbingan keterampilan bagi penyandang disabilitas yang dilasanakan di Pusat Pelayanan Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas (PPSPAPPD) Sasambo Matupa, Selat Narmada Lombok Barat, (6/5/24).


Pada kesempatan tersebut, Dr. Aka sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa selaras dengan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas, bahwa pemberdayaan bagi Penyandang Disabilitas bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar Penyandang Disabilitas, menjamin pelaksanaan fungsi sosial Penyandang Disabilitas,  meningkatkan Kesejahteraan Sosial yang bermartabat bagi Penyandang Disabilitas  dan mewujudkan masyarakat inklusi.


Merujuk pada tujuan tersebut, maka rehabilitasi sosial menjadi layanan yang sangat penting agar penyandang disabilitas dapat melaksanakan fungsi sosialnya dengan wajar, serta meningkatkan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas. Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTB melaui Dinas Sosial Provinsi NTB hadir menjadi penanggung jawab untuk menyelenggarakan program rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas.


Lebih lanjut Dr. Aka menyampaikan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan sinergisitas dengan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri, sehingga penyandang disabilitas dapat hidup layak dan berpartisipasi dalam masyarakat secara wajar.


"Keberadaan PPSPAPPD Sasambo Matupa yang berlokasi di Jl. Suranadi II Selat Narmada Lombok Barat, diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas di Provinsi NTB, dimana selama ini kita hanya mengirim Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) penyandang disabilitas ke lembaga di bawah Kementerian Sosial yang berada di Solo Jawa Tengah dan Cibinong, dengan keterbatasan jumlah hanya 3-4 orang saja setiap tahunnya," tukas Dr. Aka.


Sementara itu, Kepala Pusat Pelayanan Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Sasambo Matupa, Muhammad Wildan, melaporkan bahwa peserta Bimbingan keterampilan diikuti oleh 35 peserta dari 10 kab/kota se NTB. 


"Selama mengikuti bimbingan, peserta akan mendapatkan pelatihan keterampilan sesuai dengan minat dan bakat yang mereka inginkan, terdiri dari keterampilan membatik, disain grafis dan perbengkelan las yang akan mereka ikuti selama 3 bulan," ungkapnya.


Ditambahkan pula, selama mengikuti bimbingan, peserta mendapatkan fasilitas asrama, makan minum, kebutuhan kebersihan pribadi, pakaian seragam, dan diakhir kegiatan mereka akan mendapatkan bantuan stimulan toolkit sebagai modal mereka berusaha setelah kembali ke masyarakat, termasuk sertifikat yang telah mengikuti bimbingan keterampilan.


Selain mendapatkan 3 jenis bimbingan keterampilan, peserta juga akan memperoleh berbagai bimbingan, seperti bimbingan sosial, bimbingan kewirausahaan, bimbingan keagamaan, bimbingan kesehatan, jasmani, bimbingan psikologi, serta bimbingan perlindungan hukum dan hak-hak disabilitas.(lws)

Posting Komentar

0 Komentar