Breaking News

6/recent/ticker-posts

DWP KLU Adakan Rakor Rencana Kegiatan 2022 Sembari Promosi Produk UMKM Lokal | Suara Bumigora

Foto bersama DWP KLU usai rakor

Lombok Utara, suarabumigora.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengadakan rapat koordinasi (rakor) terkait rencana agenda atau kegiatan yang akan dilakukan DWP KLU pada tahun 2022 mendatang. Rakor bersuasana santai yang dilaksanakan pada Rabu (11/8/2021) di hotel Amarsvati, Desa Malaka tersebut juga dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dan rekreasi antar anggota DWP KLU. 


"Kegiatan ini dilakukan, selain membahas perencanaan ke depan, juga sebagai ajang silaturahmi dan rekreasi bagi seluruh anggota kami. Kami juga memilih tempat sepi seperti ini agar tidak menimbulkan kerumunan di tengah suasana pandemi," ujar Ketua DWP KLU Maryam Sasmita. 


Dalam pembahasan rakor DWP KLU kali ini, Maryam mengemukakan program DWP KLU ke depan (Tahun 2022) lebih fokus terhadap pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Hal ini akan dilaksanakan secara teknis dengan berbagai pelatihan yang dapat meningkatkan pemahaman dan kreativitas anggota DWP KLU dalam berwirausaha. 


"Untuk tahun depan kita akan melakukan banyak peningkatan kualitas SDM anggota, terutama di bidang wirausaha. Hal ini bertujuan untuk membantu memulihkan ekonomi keluarga di saat pandemi seperti ini. Ketika anggota punya wawasan berwirausaha, maka inovasinya untuk ekonomi keluarga pasti jalan," ungkap Maryam. 


Selain itu tujuan program peningkatan kapasitas anggota DWP KLU tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi purna tugas dari para suami. Diharapkan, sebelum suami purna tugas, para anggota DWP KLU telah memiliki sumber mata pencaharian lain (wirausaha) yang dapat menopang ekonomi keluarga. 


"Selain itu, tujuan kami juga agar anggota kita siap begitu suami purna tugas, ada sumber pendapatan yang mereka miliki, tentu saja sumber pendapatan tersebut dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga," tambah Maryam. 


Sementara itu, Sekertaris DWP KLU, Hariani, memaparkan kondisi DWP KLU. Sejak Tahun 2020 lalu, DWP KLU tidak banyak melakukan kegiatan, karena banyak anggaran mereka yang telah dikurangi akibat pandemi, termasuk tahun ini juga. Namun, menurut Hariani, DWP KLU tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang memungkinkan seperti bakti sosial dan memberikan santunan kepada anak yatim. 


Suasana rakor DWP KLU

"Kondisi anggaran memang sangat minim sejak pandemi, sejak 2020 kita tidak banyak berkegiatan, hanya semampunya saja termasuk tahun ini. Namun berkat dukungan semua anggota kami juga sudah melakukan bakti sosial dan memberi santunan kepada anak yatim. Tapi kadang kami urunan juga untuk itu," jelas Hariani. 


Hariani menjelaskan, ke depan DWP KLU juga akan merangkul berbagai stakeholders dalam menjalankan program-program DWP KLU, seperti Dinas Sosial-P3A KLU, Diskoperindag KLU dan berbagai mitra lain yang dapat membantu. 


"Ke depan kita akan gandeng berbagai stakeholders yang dapat membantu kami dalam menjalankan program kami, sehingga kemitraan dapat berjalan dengan baik," imbuhnya. 


Sebagai Ibu Rumah Tangga, Hariani berharap agar wanita khususnya para anggota DWP KLU dapat menjadi wanita mandiri yang mampu membantu perekonomian keluarga di tengah pandemi, ataupun pasca purna tugas suami. 


"Harapan kita semua ya, kita bisa mandiri membantu ekonomi keluarga, saat pandemi atau nanti siap ketika sudah purna tugas suami," tutupnya. 


Mewakili Dinas Sosial-P3A KLU sebagai Pendamping DWP KLU, Kabid P3A Rosdiana menyatakan mengapresiasi rakor yang diselenggarakan DWP KLU tersebut. Menurut Rosdiana, selain untuk memper erat silaturahmi dan meningkatkan kapasitas anggota DWP, rakor ini juga dijadikan sebagai momentum promosi produk UMKM KLU. 


"Kami dari Dinsos-P3A KLU mengapresiasi kegiatan ini, ini dapat mempererat silaturahmi, juga uniknya DWP KLU di sini membantu mempromosikan produk-produk UMKM di KLU," papar Rosdiana. 


Menurutnya, meski kegiatan tersebut bertempat di hotel, namun menu-menu yang disajikan sebagai makanan dan makanan ringan merupakan produk berbagai UMKM di KLU di antaranya seperti Kopi Santong, Kripik Menggala, Nasi Kotak Telaga Wareng, dan lain sebagainya. 


"Meski kegiatan di hotel, ini menunya semua dari berbagai UMKM di KLU, ada Kopi Santong, Kripik Menggala dan lainnya. Ini bentuk promosi yang baik. Hal ini perlu menjadi catatan bagi kami di Pemda saat berkegiatan untuk lebih sering menggunakan produk-produk UMKM kita," pungkasnya. 


Rakor yang diselenggarakan DWP KLU hari ini merupakan rakor ke dua pada Tahun 2021 ini. Sebelumnya, rakor pertama telah dilakukan pada April lalu. Rakor ini berjalan dengan santai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (sat)

Posting Komentar

0 Komentar