Breaking News

6/recent/ticker-posts

Peringati WCD, Gili Sands Bersama Disbudpar KLU Adakan Under Water Cleaning | Suara Bumigora

Foto bersama saat peringatan WCD di Gili Trawangan

Lombok Utara, suarabumigora.com - Berbagai kegiatan peduli lingkungan digelar oleh berbagai pihak guna memeriahkan peringatan World Clean-up Day (Hari Kebersihan Dunia) atau yang disingkat WCD pada Minggu (20/9/2020). Namun suasana unik berbeda diselenggarakan pihak Gili Sands bersama dengan Disbudpar KLU. Kegiatan tersebut berupa Under Water Cleaning (pembersihan bawah laut) yang juga dirangkaikan dengan penanaman pohon Ketapang di sekitaran Gili Trawangan. Hal tersebut dilakukan guna menjaga ekosistem bawah laut Gili Trawangan yang kerap laris dijadikan spot wisata menyelam. 


General Manager Gili Sands, Ain Hussin menyebutkan dalam wawancaranya, hal tersebut diinisiasinya mengingat kondisi pariwisata khususnya di Gili Trawangan belum pulih. Ia ingin menunjukan bahwa patiwisata gili masih aman dan terjaga. 


Ia menjelaskan, terkait dengan Covid-19, sejatinya sejak awal tiga gili masih menjadi zona hijau, jadi masih aman untuk dikunjungi, namun guna mengantisipasi penyebaran pandemi tersebut penerapan protokol kesehatan mutlak diperlukan. 


"Ini adalah bentuk aktivitas kami untuk menyampaikan bahwa gili aman dikunjungi. Sejak awal kita tetap pada zona hijau, belum ada yang terinfeksi di sini, namun protokol kesehatan wajib harus diterapkan." ucap Hussin. 


Kegiatan yang digagas Gili Sands tersebut bukan hanya membersihkan bawah permukaan air dari sampah, namun membersihkan pula di permukaan atau di bibir pantai, penanaman pohon Ketapang, bazar dan menggelar lomba-lomba kecil ala 17-an (lomba-lomba yang kerap dimainkan saat peringatan Hari Kemerdekaan RI). Ia menyatakan kegiatan tersebut didukung pula oleh Disbudpar KLU, Pramuka, PKK, dan berbagai stakeholder lainnya. 


"Jadi kegiatan itu tidak hanya under water cleaning saja, tetapi juga penanaman pohon yang dibantu oleh Pramuka, Dinas terkait, PKK, dan lembaga-lembaga lain," jelasnya. 


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KLU, Vidi Eka Kusuma, mengaku mengapresiasi kegiatan yang digagas Gili Sands tersebut. Ia menyatakan akan menindaklanjuti hal tersebut pada Oktober nanti dalam bentuk penghijauan di bukit Gili Trawangan. Disebutnya, kegiatan tersebut mendapat dukungan berupa bibit pohon dari Dinas LHK Provinsi NTB. 


"Kami sangat berterimakasih atas apa yang dilakukan oleh para pelaku wisata, atau pengusaha di kawasan Gili Trawangan, khususnya Gili Sands sebagai penyelenggara. Hal ini nanti akan kita tindak lanjut dalam bentuk program penghijauan di bukit Gili Trawangan," jelas Vidi. (sat) 

Posting Komentar

0 Komentar