Breaking News

6/recent/ticker-posts

"Temburun" : Berawal dari Air Terjun


Temburun, saat eksplorasi Air Terjun Temburun Nanas

Lingsar, Lombok Barat, - Suara Bumigora, Pulau Lombok memang identik dengan pariwisatanya yang kini mendunia. Tak heran berbagai penghargaan dalam kontes kepariwisataan disabet pulau kecil yang akrab disebut pulau Seribu Masjid ini. Masyhur oleh Rinjani, destinasi budaya  keindahan pantai dan gili-gili (pulau-pulau kecil) di sekelilingnya Lombok kian menjadi primadona. Tak cukup dengan itu, sebagai pulau dengan topografi pegunungan tentunya Lombok memiliki air terjun yang juga tak sedikit jumlahnya. 

Air terjun Temburun Nanas, Dusun Murpadang, Desa Bukit Tinggi, Gunungsari

Potensi inilah yang disadari dan kemudian dijadikan sebagai landasan oleh beberapa pemuda Lombok untuk membentuk sebuah komunitas pecinta air terjun. "Temburun" suku kata bahasa Sasak yang berarti "tumpahan air" ini kemudian resmi menjadi nama komunitas mereka tepatnya terbentuk pada 2 Februari 2014 silam. 


"Berawal dari jalan-jalan, dan kemudian kesamaan hobi ini kita arahkan untuk menjadi suatu wadah positif bagi mereka yang memiliki hobi sama" ungkap Nuriadi, Ketua Komunitas Temburun, saat ditemui di kediamannya di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Lingsar (6/3/2019). lebih lanjut ia menjelaskan, sejak 2014 lalu hingga kini Temburun sudah mengunjungi lebih dari dua ratus air terjun di Lombok. "sudah sekitar dua ratusan, yang sudah kami kunjungi, meski demikian masih ada yang belum kami eksplorasi juga" tambahnya. 

Kegiatan Temburun Enghlis Garden

Menurutnya air terjun yang melimpah itu adalah kekayaan Lombok yang harus tetap dijaga dan dilestarikan, tak heran setiap mengunjungi air terjun Temburun selalu menggelar clean-up atau bersih-bersih lokasi dari sampah plastik, tak jarang mereka juga menggelar penanaman pohon di lingkungan air terjun yang mereka kunjungi. "kita sebagai komunitas pariwisata, tentunya memiliki tanggungjawab menjaga kelestarian objek wisata kita" Jelas Dev (sapaan akrab Nuriadi). 


Temburun terlibat aktif dalam gerakan pelestarian lingkungan, mengadakan penghijauan, mengadakan kegiatan kebersihan dan ikut serta dalam gerakan meminimalisir penggunaan plastik. tak hanya itu, Temburun juga kerap kalo mengadakan kegiatan sosial, memberikan terapi psikososial, memberikan santunan kelengkapan sekolah untuk anak dan berbagai kegiatan sosial lainnya. "Temburun tidak hanya fokus di kegiatan adventure dan pelestarian lingkungan, tetapi kami juga eksis pada kegiatan sosial" papar Dev. 


Di usianya yang ke-lima tahun ini Temburun telah menjadi komunitas besar, yang memiliki ratusan anggota dari berbagai penjuru Lombok, bahkan banyak pula anggota mereka yang berasal dari  luar Lombok, diantaranya dari pulau Sumbawa, Jawa dan bahkan ada dari Provinsi NTT. (Sat) 

Posting Komentar

0 Komentar