Breaking News

6/recent/ticker-posts

Siasati Kenaikan Harga Bahan Pokok Menjelang Idul Fitri, Pemda KLU Lakukan 3 Cara | Suara Bumigora

Konferensi Pers Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara

Lombok Utara, suarabumigora.com - Kenaikan harga bahan pokok atau sembako menjelang hari raya Idul Fitri seperti sudah menjadi fenomena terjadwal tiap tahunnya. Kenaikan harga ini tidak saja terjadi di Kabupaten Lombok Utara (KLU), fenomena ini dapat dikatakan sudah menasional. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU) melakukan tiga hal untuk mensiasati kenaikan harga tersebut agar tak berdampak signifikan bagi masyarakat. 


Tiga hal tersebut yaitu Pemda KLU menggelar pasar murah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Perindagkop), kemudian penyaluran segera zakat yang dikumpulkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) KLU, terkahir Pemda KLU memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) untuk segera mengeluarkan beras cadangan pangan. 


"Ini langkah yang kami lakukan, agar masyarakat tidak terlalu berat menghadapi perkembangan harga di pasar. Saya kira ini penting untuk disampaikan ke media agar masyarakat tahu," ujar Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu, pada jumpa pers yang dilaksanakan oleh Bagian Prokopim Setda KLU, Jumat (5/4/2024). 


Bupati Djohan mengatakan kenaikan harga di pasar tidak signifikan sehingga masih cukup terjangkau bagi masyarakat. Kendati demikian, lanjutnya, pemda juga memiliki kewajiban meringankan beban masyarakat. 


"Saya harap kondisi kenaikan harga ini tidak melonjak signifikan sampai setelah lebaran nanti," harap Djohan. 


Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindagkop KLU Haris Nurdin mengatakan, setiap harinya telah merilis dan mengumumkan fluktuasi harga bahan pokok melalui grup-grup sosial media. Fluktuasi harga harian tersebut diambil dari beberapa sampel pasar yang menjadi pasar induk di Lombok Utara, seperti pasar Pemenang, Tanjung, dan Gondang. 


"Kita sudah umumkan fluktuasi harga setiap hari di grup-grup media sosial, sehingga masyarakat dapat mengetahui juga kondisi harga terkini di pasar," ujar Haris. 


Ia menyebutkan, pihaknya juga tengah melakukan inventarisasi terhadap pelaku UMKM yang ada di Lombok Utara. Inventarisasi tersebut, dilakukan pihak Perindagkop KLU dengan membuat komunitas-komunitas UMKM di masing-masing kecamatan. 


"Kita bentuk komunitas-komunitas UMKM di masing-masing kecamatan, agar pendataanya mudah dan tracing produknya cepat dilakukan," tutup Haris. 


Jumpa pers yang dilaksanakan di Tanjung tersebut, selain dihadiri Bupati, juga dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter FR, Asisten I Setda KLU, Kepala BKPSDM KLU, Kepala Dinas Perindagkop KLU, Kepala Dinas Kominfo KLU, Kepala Bagian Ekonomi Setda KLU, serta difasilitasi oleh Kepala Bagian Prokopim Setda KLU beserta jajarannya. (eky-cr)

Posting Komentar

0 Komentar